Pada
umumnya, kursi pesawat di Indonesia terdiri dari 3 bangku di kiri dan
di kanan. Kita bisa duduk di pinggir lorong, tengah atau dekat jendela.
Ane pribadi sih senang duduk di dekat jendela karena beberapa hal, namun
juga ada kekurangannya juga. Berikut kelebihan dan kekurangannya
Lihat pemandangan
Quote:

Namanya juga duduk dekat jendela, yah pasti lihat pemandangan cakep dari atas pesawat gan. Bisa lihat lampu kota atau gedung yang terlihat mengecil, bisa juga lihat awan sama pulau dan laut dari atas gan sis, seru. Bisa juga foto-foto tuh, bahkan di beberapa majalah penerbangan ngadain foto of the month untuk pemandangan dari atas pesawat, yang terpilih dapet hadiah dong tentunya. Dan buat anak gahwol Instagram, foto pemandangan di atas pesawat plus quote ajib, jadi syarat mutlak gitu deh.
Tidur pulas
Quote:

ini foto mba Raisa pas di sebelah ane, jaman belom kewong ama babang Hamish
Selain lihat pemandangan, kita juga bisa tidur pulas. Caranya dengan nempelin kepala ke sisi jendela pakai bantal kecil atau gulungan kain. Ane sering pake cara ini gan sis biar bisa tidur pulas kayak Raisa.
Nggak dilewatin orang
Quote:Ya iya lah nggak dilewatin orang, kan duduknya udah di ujung. Jadi kita nggak terganggu sama orang yang numpang lewat ke toilet atau ambil barang gitu gan.Selain itu, duduk di dekat jendela nggak akan terganggu sama lalu lintas pramugari yang bawa meja berjalan itu loh, ane biasanya suka kena senggol kalau duduk di lorong, entah tangan atau kaki.
Nah kalau tadi keuntungannya, berikut adalah kekurangan jika kita duduk dekat jendela pesawat.
Susah untuk ke toilet
Quote:Suhu di dalam pesawat itu dingin (ya iyalah, kan pake AC). Suhu rendah plus waktu tempuh pesawat yang cukup lama, kadang bikin kita ingin buang air kecil. Ini nih susahnya, kita harus gangguin penumpang di sebelah untuk lewat. Tapi suka nggak tega juga kalau yang di sebelah udah tidur gan sis.
Penumpang nggak mau pindah
Quote:Udah susah-susah web check in untuk duduk dekat jendela, ngebayangin liat pemandangan dari atas, eh penumpang sebelah kita udah dateng duluan dan nempatin tempat kita. Terus, orangnya nggak mau pindah. Ngeselin lah yang kayak gini. Solusinya yah mendiamkan terus manyun atau minta ke pramugari untuk tetap duduk sesuai nomor tempat duduk.
Turunnya telat
Quote:Nasib yang duduk di dekat jendela adalah turun dari pesawatnya belakangan, apalagi kalau orang yang lewat di lorong pada susah ngalah untuk kasih jalan. Tahu sendiri lah, sebelum pintu pesawat dibuka, para penumpang sudah buru-buru berdiri untuk ambil tas di kabin dan antri di lorong pesawat
Was-was
Quote:Jika terjadi turbulance, biasanya kita akan lebih was-was karena melihat awan tebal dan kilatan petir langsung dari sisi jendela. Kalau cara ane, biasanya langsung tutup jendela gan sis, terus berdoa biar mendarat dengan lancar.
Lihat pemandangan
Quote:

Namanya juga duduk dekat jendela, yah pasti lihat pemandangan cakep dari atas pesawat gan. Bisa lihat lampu kota atau gedung yang terlihat mengecil, bisa juga lihat awan sama pulau dan laut dari atas gan sis, seru. Bisa juga foto-foto tuh, bahkan di beberapa majalah penerbangan ngadain foto of the month untuk pemandangan dari atas pesawat, yang terpilih dapet hadiah dong tentunya. Dan buat anak gahwol Instagram, foto pemandangan di atas pesawat plus quote ajib, jadi syarat mutlak gitu deh.
Tidur pulas
Quote:

ini foto mba Raisa pas di sebelah ane, jaman belom kewong ama babang Hamish
Selain lihat pemandangan, kita juga bisa tidur pulas. Caranya dengan nempelin kepala ke sisi jendela pakai bantal kecil atau gulungan kain. Ane sering pake cara ini gan sis biar bisa tidur pulas kayak Raisa.
Nggak dilewatin orang
Quote:Ya iya lah nggak dilewatin orang, kan duduknya udah di ujung. Jadi kita nggak terganggu sama orang yang numpang lewat ke toilet atau ambil barang gitu gan.Selain itu, duduk di dekat jendela nggak akan terganggu sama lalu lintas pramugari yang bawa meja berjalan itu loh, ane biasanya suka kena senggol kalau duduk di lorong, entah tangan atau kaki.
Nah kalau tadi keuntungannya, berikut adalah kekurangan jika kita duduk dekat jendela pesawat.
Susah untuk ke toilet
Quote:Suhu di dalam pesawat itu dingin (ya iyalah, kan pake AC). Suhu rendah plus waktu tempuh pesawat yang cukup lama, kadang bikin kita ingin buang air kecil. Ini nih susahnya, kita harus gangguin penumpang di sebelah untuk lewat. Tapi suka nggak tega juga kalau yang di sebelah udah tidur gan sis.
Penumpang nggak mau pindah
Quote:Udah susah-susah web check in untuk duduk dekat jendela, ngebayangin liat pemandangan dari atas, eh penumpang sebelah kita udah dateng duluan dan nempatin tempat kita. Terus, orangnya nggak mau pindah. Ngeselin lah yang kayak gini. Solusinya yah mendiamkan terus manyun atau minta ke pramugari untuk tetap duduk sesuai nomor tempat duduk.
Turunnya telat
Quote:Nasib yang duduk di dekat jendela adalah turun dari pesawatnya belakangan, apalagi kalau orang yang lewat di lorong pada susah ngalah untuk kasih jalan. Tahu sendiri lah, sebelum pintu pesawat dibuka, para penumpang sudah buru-buru berdiri untuk ambil tas di kabin dan antri di lorong pesawat
Was-was
Quote:Jika terjadi turbulance, biasanya kita akan lebih was-was karena melihat awan tebal dan kilatan petir langsung dari sisi jendela. Kalau cara ane, biasanya langsung tutup jendela gan sis, terus berdoa biar mendarat dengan lancar.